Hukum Sebab Akibat Dalam Islam
Kita hidup didunia yang didalamnya terdapat
Hukum sebab dan akibat
Hukum tindakan dan hasil
Hukum syariat dan hakikat
Hukum Syarat dan Ketentuan
Tanpa menghilangkan nama Allah didalam hukum tersebut
Sebab baik maka Allah pasti memberikan akibat baik
Sebab buruk maka Allah pasti memberikan akibat buruk
Tindakan baik maka Allah pasti memberikan hasil baik
Tindakan buruk maka Allah pasti memberikan tindakan buruk
Contoh sederhana dari hukum sebab akibat tanpa menghilangkan nama Allah didalam hukum sebab dan akibat seorang muslim adalah :
Seorang muslim :
Siapa yang perutnya dalam kondisi lapar
kemudian ambil tindakan untuk makan dengan ukuran tertentu
Maka Allah pasti akan memberikan kondisi perutnya dalam kondisi kenyang dengan ukuran tertentu
Api kecil yang diciptakan Alloh akan membakar dengan efek kecil
Api besar yang diciptakan Alloh akan membakar dengan efek besar
Seorang yang atheis :
Siapa yang perutnya dalam kondisi lapar
kemudian ambil tindakan untuk makan dengan ukuran tertentu
Maka pasti akan memberikan kondisi perutnya dalam kondisi kenyang dengan ukuran tertentu
Api kecil akan membakar dengan efek kecil
Api besar akan membakar dengan efek besar
Hukum sebab dan akibat
Hukum tindakan dan hasil
Hukum syariat dan hakikat
Hukum Syarat dan Ketentuan
Tanpa menghilangkan nama Allah didalam hukum tersebut
Sebab baik maka Allah pasti memberikan akibat baik
Sebab buruk maka Allah pasti memberikan akibat buruk
Tindakan baik maka Allah pasti memberikan hasil baik
Tindakan buruk maka Allah pasti memberikan tindakan buruk
Dalil
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya
(QS An Najm Ayat 39)
--------------------
HukumMu berlaku untukku.
KetetapanMu berlaku adil bagiku.
(HR Imam Ahmad. Al-Musnad I/391,452)
-------------------
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri
dan jika kamu berbuat jahat maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,…”
(Q.S: al-Isra’: 7)
----------------------
-------------------
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri
dan jika kamu berbuat jahat maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,…”
(Q.S: al-Isra’: 7)
----------------------
Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri,
dan Allâh memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
[QS asy-Syûra ayat 30]
---------------------
“…Dan adalah keTETAPan Allah itu suatu keTETAPan yang pasti berlaku.”
(Al-Ahzab/33 :38)
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu,
kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.
(QS. Al-Fath [48] : 23)
---------------------
“…Dan adalah keTETAPan Allah itu suatu keTETAPan yang pasti berlaku.”
(Al-Ahzab/33 :38)
Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu,
kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.
(QS. Al-Fath [48] : 23)
Contoh sederhana dari hukum sebab akibat tanpa menghilangkan nama Allah didalam hukum sebab dan akibat seorang muslim adalah :
Seorang muslim :
Siapa yang perutnya dalam kondisi lapar
kemudian ambil tindakan untuk makan dengan ukuran tertentu
Maka Allah pasti akan memberikan kondisi perutnya dalam kondisi kenyang dengan ukuran tertentu
Api kecil yang diciptakan Alloh akan membakar dengan efek kecil
Api besar yang diciptakan Alloh akan membakar dengan efek besar
Seorang yang atheis :
Siapa yang perutnya dalam kondisi lapar
kemudian ambil tindakan untuk makan dengan ukuran tertentu
Maka pasti akan memberikan kondisi perutnya dalam kondisi kenyang dengan ukuran tertentu
Api kecil akan membakar dengan efek kecil
Api besar akan membakar dengan efek besar
Comments
Post a Comment